views
Keajaiban Rasa Jong Labar: Menyelami Kuliner Khas Karo yang Menggoda

Menikmati Jong Labar: Kuliner Tradisional Etnis Karo
Pernahkah Anda mencicipi jong labar? Kuliner tradisional ini bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga mengandung filosofi yang dalam bagi masyarakat etnis Karo. "Jong Labar mencerminkan kearifan lokal dan nilai-nilai kehidupan seperti menghargai alam dan hubungan sesama," ujar sebuah sumber resmi.
Bagi masyarakat etnis Karo, jong labar adalah sesuatu yang akrab. Salah satu contohnya adalah Ivo, 24 tahun, yang sudah sangat mengenal kudapan ini sejak kecil. "Saya sudah dari TK makan jong labar ini. Dulu mama yang sering buat, sekarang sudah turun ke anak-anaknya, jadi kami sudah biasa buat sendiri," jelas Ivo.
Proses pembuatan jong labar sangat mudah. Ivo menjelaskan bahwa bahan-bahan yang dibutuhkan antara lain jagung, gula merah, tepung maizena, dan kelapa parut. "Jagungnya pertama diparut dulu, atau bisa juga dipotong kasar, lalu diblender. Tapi jika diparut, tak perlu diblender lagi," imbuhnya.
Setelah jagung siap, Ivo melanjutkan, "Tambahkan kelapa parut, irisan gula merah, dan tepung maizena. Setelah semua bercampur rata, adonannya bisa dibungkus atau dibentangkan di atas daun pisang dan dimasukkan ke dalam kukusan. Tunggu sekitar 45 menit hingga matang."
Menurut Ivo, cita rasa jong labar ini memang khas. "Jong Labar ini lembut, tapi tidak selembut bolu. Rasa manisnya juga lezat, dan sekeluarga kami sangat menyukainya," tutupnya.
Comments
0 comment