Kembalinya Jordan Henderson ke Timnas Inggris dan Faktor di Baliknya
Kembalinya Jordan Henderson ke Timnas Inggris dan Faktor di Baliknya

Kembalinya Jordan Henderson ke Timnas Inggris dan Faktor di Baliknya

Kembalinya Jordan Henderson ke Timnas Inggris dan Faktor di Baliknya

Jordan Henderson Kembali Dipanggil ke Timnas Inggris

Setelah setahun absen dari panggilan internasional, Jordan Henderson kembali mendapatkan kesempatan untuk membela Timnas Inggris. Apa yang membuat Thomas Tuchel, pelatih baru Timnas Inggris, memutuskan untuk memanggil mantan kapten Liverpool ini?

Federasi Sepakbola Inggris (FA) telah mengumumkan 26 nama pemain yang akan membela Tim Tiga Singa dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2026. Inggris dijadwalkan menghadapi Albania dan Latvia bulan ini, dan salah satu nama yang mencolok dalam daftar tersebut adalah Jordan Henderson. Ia akan mengisi posisi lini tengah bersama pemain-pemain berbakat seperti Jude Bellingham, Eberechi Eze, Curtis Jones, Cole Palmer, Declan Rice, dan Morgan Rogers.

Pemanggilan ini menjadi yang pertama bagi Henderson sejak Maret 2024. Gelandang yang kini membela Ajax Amsterdam ini terakhir kali tampil untuk negaranya pada 17 November 2023, saat Inggris meraih kemenangan 2-0 atas Malta dalam kualifikasi Piala Eropa 2024. Sayangnya, ia tidak dipanggil saat Piala Eropa 2024, dan performanya yang kurang memuaskan di klub Arab Saudi, Al Ettifaq, diduga menjadi salah satu alasan mengapa ia tidak dilirik oleh tim nasional.

Setelah meninggalkan Al Ettifaq, Henderson bergabung dengan Ajax Amsterdam pada awal Januari 2024. Meskipun mengalami cedera di musim pertamanya, ia berhasil bangkit dan menunjukkan performa gemilang di musim 2024/2025. Hingga saat ini, Henderson telah memainkan 38 pertandingan di semua kompetisi, membantu Ajax meraih puncak klasemen Liga Belanda dengan 63 poin dari 25 laga.

Performa impresif Henderson di Ajax ternyata menarik perhatian Thomas Tuchel. Pelatih Timnas Inggris ini tidak ragu untuk memanggil pemain yang telah mengoleksi 80 caps untuk Tiga Singa. "Jordan adalah seorang pemenang. Dia kapten Ajax. Apa yang ia bawa ke setiap tim adalah kepemimpinan, karakter, energi, dan kepribadian," ungkap Tuchel, seperti dilansir dari BBC. "Dia memastikan semua pemain hidup sesuai standar. Dia mewujudkan semua yang kami coba bangun. Kami ingin membangun tim yang membuat para penggemar kami bangga," tambahnya.

Comments

https://hitabatak.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

0 comment

Write the first comment for this!