Warga 2 Desa di Tapsel bentrok, Jalinsum Lumpuh 4 Jam

hitabatak.com > Artikel > Warga 2 Desa di Tapsel bentrok, Jalinsum Lumpuh 4 Jam
Warga 2 Desa di Tapsel bentrok, Jalinsum Lumpuh 4 Jam (foto : Sindo)

Warga 2 Desa di Tapsel bentrok, Jalinsum Lumpuh 4 Jam

Tapanuli Selatan – Bentrok warga antar desa terjadi dimana warga Desa Pintu Padang dengan Desa Benteng Huraba Kecamatan Batang Angkola pecah di Jalan Lintas Sumatera (jalinsum), Tapanuli Selatan, Sumatera Utara terjadi mulai Selasa (26/4) sore hingga malam.

AKBP Roman Smaradana selaku Kapolres Tapanuli Selatan membenarkan kejadian tersebut serta menjelaskan awal mula bentrok terjadi.

Sebenarnya bentrok antar warga ini dipicu masalah sepele dimana anak-anak yang merayakan lebaran bermain tembak-tembakan mainan di perbatasan desa. Kemudian salah satu masyarakat Desa Pintu Padang menegur anak-anak tersebut.

Setelah ditegur warga Benteng Huraba emosi sehingga menyebakan cekcok dan terjadi datangnya massa dari Benteng Huraba yang berujung bentrok. Akibatnya ratusan warga di kedua desa terlibat saling lempar batu dan membakar barang barang seperti kayu dan ban bekas di tengah badan jalan.

Kejadian makin memanas saat satu unit rumah warga Desa Pintu Padang dibakar orang tak dikenal hingga ludes. Satu unit mobil pemadam kebakaran dibantu petugas terpaksa kerja keras memadamkan api.

“Akibat bentrok tersebut sejumlah warga terluka terkena tembakan senapan angin dan kerugian materil berupa satu unit rumah ludes terbakar,” kata Kapolres, Rabu (27/5/2020).

Akibatnya, Jalan Lintas Sumatera lumpuh selama empat jam lebih. Jalan Lintas Sumatera tersebut mengalami kemacetan panjang hingga beberapa kilometer meter menuju Kota Padangsidimpuan dan sebaliknya ke Kabupaten Mandailing Natal.

Kemacetan disebabkan karena kendaraan tidak bisa lewat akibat pembakaran material berupa kayu dan ban bekas di tengah jalan oleh warga yang bertikai

Aparat keamanan TNI/Polri yang datang berusaha membuka akses jalan dengan membersihkan sisa pembakaran.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Roman Smaradhana Elhaj yang memimpin jalannya mediasi meminta warga untuk berdamai. Kapolres juga meminta pihak pihak yang menjadi pemicu bentrokan ini untuk bertanggung jawab.

Baca Juga  Hotang Binebebebe Hotang Pinulos-pulos, Unang Mandele Godang Do Todostudos

Bentrokan antar dua desa ini sudah sering terjadi, dimana dua tahun yang lalu kedua desa ini terlibat bentrokan akibat hal yang sama.

Sumber : Sindo
Editor    : Yedija M