Terasa Hingga Kemedan Gempa Magnitudo 6,4 di Sinabang

hitabatak.com > Artikel > Terasa Hingga Kemedan Gempa Magnitudo 6,4 di Sinabang
Titik gempa bumi 80 kilometer arah Tenggara, Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh. ( Foto: BMKG)

Terasa Hingga Kemedan Gempa Magnitudo 6,4 di Sinabang

hitabatak.com/Jakarta,-Gempa tektonik berkuatan magnitudo 6,4  terjadi di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera. Gempa terjadi pada Selasa pukul 13.05.18 WIB terletak pada koordinat 2.3 LU dan 96.32 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 19 km arah Selatan Kota Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh pada kedalaman 20 km.

Gempa bumi yang setelah dilakukan pemutakhiran berkekuatan magnitudo 6,1 tersebut akibat subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam di bawah Lempeng Eurasia di Barat Sumatera.

Gempa tektonik dengan magnitudo 6,4 dirasakan hingga ke Medan Sumatera Utara.

Dilansir dari laman berita sumut.antara, Rahmat Triyono selaku Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG alam menerangkan bahwa gempat turut dirasakan hingga beberapa daerah di provinsi sumatera utara.

“Guncangan gempa juga dirasakan hingga ke Medan II-III MMI, Nias Barat dan Meulaboh Kabupaten Aceh Barat II MMI atau getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang,” kata¬† Rahmat pada Selasa (7/1).

Selain itu guncangan gempa dirasakan di Simeulue IV MMI atau dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di Tapak Tuan Kabupaten Aceh Selatan, Singkil, Nias Utara dan Gunung Sitoli III MMI yaitu getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Lebih lanjut Rahmat menjelaskan mengenai lokasi, jenis dan kedalamannya.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan sesar naik (Thrust Fault),” katanya.

Terakhir Rahmat menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Baca Juga  Bangga, Boru Hutabarat ini Terpilih Jadi Hakim di Amerika

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pungkas Rahmat.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG, menunjukkan terjadi satu kali aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo 3,3.