Panorama Danau Toba

hitabatak.com/medan. Pelaksanaan Festival Danau Toba pada tahun 2020 ditiadakan, hal ini pun dibenarkan oleh Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut, Ria Novida Telaumbanua usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi E DPRD Sumut, Rabu (8/1/2020), mengatakan Festival Danau Toba ditiadakan tahun 2020

Adapun peniadaan Festival Danau Toba pada tahun 2020 berasalan belajar dari FDT 2019 yang baru dilaksanakan dinilai gagal dan mengecewakan, seperti diberitakan oleh hitabatak sebelumnya.

Walaupun FDT ditiadakan pada tahun 2020 dan akan dilaksanakan kembali pada tahun 2021 bukan berarti pada tahun 2020 ini tidak ada kegiatan yang akan menyemarakkan pariwisata Danau Toba.

Dilansir dari laman berita medanbisnisdaily.com, Gubernur Edy di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (09/01/2020) mengatakan sedang mencari bentuk dan metode kegiatan yang pas dan cocok untuk mengganti Festival Danau Toba.

“Kita bentuk lain gantinya apa, bukan waktunya, bentuknya apa kayaknya kurang bermanfaat pesta itu,” ujar Edy

Lebih lanjut Edy Rahmayadi mencontohkan bentuk kegiatan yang mungkin menggantikan Festival Danau Toba adalah triatlon dan banyak even lainnya.

“Triatlon itu ada lari, renang, sepeda. Atau kegiatan-kegiatan yang lain kita bentuk, bukan ditiadakan kegiatannya, tapi bentuknya apa, metodenya apa agar si wisatawan itu datang ke Danau Toba. Banyak-banyak kita selenggarakan di sana sehingga banyak orang datang ke sana. Makanya inilah, ini harus kita tertib, rakyat di sana juga bisa mendukung,” jelas Edy.

Terakhir Edy Rahmayadi berharap agar adanya dukungan masyarakat dan dengan tertib dan maka banyak orang yang datang ke Danau Toba itu, benar-benar mau fresh.

“Dia mau berpariwisata, kalau datang ke situ menjadikan masalah kan dia malas lagi balik lagi ke sana,” pungkas Edy.

Baca Juga  Intensitas Hujan Tinggi di Tapsel akibatkan Banjir dan Rendam Ratusan Rumah