Sikapi pandemi Covid-19, GMKI Pematangsiantar-Simalungun nyatakan sikap

hitabatak.com > Artikel > Sikapi pandemi Covid-19, GMKI Pematangsiantar-Simalungun nyatakan sikap
Badan Pengurus Cabang GMKI PSS (dok : ist)

Sikapi pandemi Covid-19, GMKI Pematangsiantar-Simalungun nyatakan sikap

Pematang Siantar – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun menyatakan sikap atas Corona virus yang sudah merebak keberbagai daerah di Indonesia .

Kepada hitabatak pada Rabu (18/3) dari Student Center GMKI Pematangsiantar-Simalungun, Jl. Asahan, Kec. Siantar, Simalungun, Badan Pengurus Cabang (BPC) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun menyampaikan beberapa hal dalam menyikapi pandemi ini, diantaranya :

1. Menyatakan dan meminta kepada seluruh kader, civitas akademika dan senior members untuk tidak takut, tidak dalam ketakutan dan menunjukkan rasa takut terhadap wabah pandemi Covid-19.

2. Menghimbau kepada seluruh kader, civitas akademika dan senior members GMKI untuk tetap tenang, menahan diri serta bijaksana dalam menyikapi situasi yang ada.

3. Menghimbau kepada seluruh kader, civitas akademika dan senior members GMKI untuk dengan serius mengindahkan rekomendasi dan atau himbauan resmi pemerintah atau instansi kredibel sebagai bentuk tindakan kewaspadaan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan terkait Covid-19.

4. Menghimbau kepada seluruh pengurus komisariat agar tetap melaksanakan segala program dan kegiatan dengan segala penyesuaian didalamnya yang dianggap perlu.

5. Menghimbau kepada seluruh kader, civitas akademika dan senior members GMKI untuk dapat meluangkan waktu berdoa setiap harinya dari tempat masing-masing untuk memohon perlindungan Tuhan terhadap umat manusia terutama bagi bangsa Indonesia.

6. Mendukung dan mendoakan segala sikap, langkah dan kebijakan yang dianggap perlu oleh pemerintah guna mengantisipasi dan mengatasi wabah Covid-19 dan masalah yang timbul oleh karenanya.

7. Meminta Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk gencar mengkampanyekan cegah tangkal deteksi dini serta pusat informasi (call centre) seputar Covid-19.

8. Mengimbau kepada kader, civitas akademika, dan masyarakat agar tetap menjaga kebersihan seraya berdoa kepada Tuhan memohon perlindungan-Nya.

Baca Juga  Pemerintah upayakan buka akses transportasi dan infrastruktur di kawasan Danau Toba