Refleksi, Minggu 31 Mei 2020 (Roh Kudus Ada pada Kita)

hitabatak.com > Artikel > Refleksi, Minggu 31 Mei 2020 (Roh Kudus Ada pada Kita)

Refleksi, Minggu 31 Mei 2020 (Roh Kudus Ada pada Kita)

ROH KUDUS ADA PADA KITA
Roma 8 : 14 – 15

Shalom!
Saudara-saudaraku di dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus, kita disapa oleh Tuhan melalui Firman-Nya, karena pada hari ini kita sedang bersyukur dan berterima kasih atas karunia-Nya dimana kita diberi kesempatan untuk merayakan peristiwa yang sangat luar biasa yaitu turunnya Roh Kudus kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya.

Saudara-saudara sekalian, Firman Tuhan yang akan menyapa kita saya ambil dari Roma 8:14-15,

“Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak-anak Allah.”

Demikian Firman Tuhan yang menyapa kita pada hari ini. Saudara-saudara sekalian ada tradisi kepercayaan yang sudah lama dipahami oleh orang Kristen bahwa sebenarnya yang terjadi di dalam kehidupan kita ini, Allah-lah yang memperkenalkan diri-Nya kepada kita, bukan kita yang mencari, yang ingin tahu tentang Allah tetapi Allah sendiri melalui berbagai peristiwa untuk memperkenalkan Allah, diri-Nya sendiri kepada manusia dan oleh karena itu saudara-saudara pengenalan kita terhadap Allah adalah sepanjang, seluas, sejauh ketika Allah memperkenalkan diri kepada kita.

Ada berbagai peristiwa yang diperkenalkan Allah diri-Nya kepada kita, ada berbagai kesempatan ketika Allah bertindak, Allah berbicara, Allah melakukan suatu peristiwa yang besar bagi manusia dan pada saat itulah kita mengemal Allah.

Saudara-saudara sekalian, pemahaman keyakinan dan kepercayaan seperti itu, kita sudah dapati sejak Allah menciptakan langit dan bumi dan segala isinya, artinya Allah menciptakan langit dan bumi ini melalui Firman-Nya dan orang melalui Roh-Nya, jadi atas perbuatan Allah itu, kita tahu bahwa Roh Allah menjadikan langit dan bumi, bahwa Firman Allah juga menjadikan langit dan bumi.  Dan, pada saat-saat yang lalu kita sudah merayakan tentang Yesus Kristus, sudah kita rayakan bulan Desember kelahiran-Nya dan juga kita rayakan pada saat hari kematian-Nya dan juga hari kebangkitan-Nya.

Baca Juga  Pelaku Pembunuhan Hakim PN Medan Diburu Polisi

Yang kita rayakan itu adalah Firman Tuhan yang telah menjadi daging dan menjadi manusia, yaitu Yesus Kristus yang menderita, yang mati dan bangkit lalu naik ke sorga. Kini saudara-saudaraku sekalian kita juga diperkenalkan oleh Allah melalui Roh-Nya, langit dan bumi juga diciptakan melalui Roh-Nya dan Roh Allah-lah yang melayang-layang, yang memeriksa, yang melihat bahwa ciptaan Allah itu telah baik adanya.

Dengan demikian, orang Israel juga meyakini itu, bahkan Roh Allah ini ternyata saudara-saudaraku sangat nyata dalam kehidupan kita bersama, sangat nyata juga dalam kehidupan orang Israel. Orang Israel selalu merasakan bahwa hidup mereka selalu berdampingan atau didampingi oleh Allah dengan berbagai penampakan simbol berbagai peristiwa ketika misalnya Israel menyeberang lautan itu, yang sangat luas itu dan dikatakan di sana Roh Allahlah yang menuntun mereka, Roh Allah yang membimbing mereka sehingga mereka tidak takut untuk menyeberang, tidak takut untuk melampaui lautan yang sangat luas itu. Ketika Allah menghardik, memerintahkan agar lautan itu terbelah dan umat Israel dapat lewat di atas laut itu.

Saudara-saudara sekalian, peristiwa itu sangat luar biasa dan sangat dinanti-nantikan kapan lagi ada peristiwa seperti itu. Jadi, Nabi Yesaya misalnya terus bertanya-tanya kapan lagi Tuhan menampakkan diri-Nya melalui Roh-Nya sehingga seperti yang dialami oleh Israel dulu dapat terjadi kembali dan Nabi Yoel lah yang menubuatkan, Nabi Yoel ini saudara-saudaraku telah menubuatkan bahwa semua orang percaya, laki-laki dan anak perempuan akan menerima Roh Kudus, Roh Allah yang Maha Dahsyat itu dan itulah yang terjadi ketika Yesus sudah naik ke sorga, sepuluh hari kemudian turunlah Roh Kudus sebagaimana kita rayakan pada hari ini.

Baca Juga  Indomie Rasa Saksang Babi adalah Hoaks

Roh Kudus, saudara-saudara adalah menjadi Pembimbing kita dalam hidup kita ini, Roh Kudus menuntun kita, Roh Kudus melindungi kita, Roh Kudus mengarahkan perjalanan kita menuju masa depan dan Roh Kudus lah menghibur kita manakala kita berada dalam ketakutan, manakala kita berada dalam kecemasan, manakala kita berada dalam kekhawatiran bahkan dalam ancaman kematian, Roh Kudus selalu melindungi kita.

Akhirnya saudara-saudara, Roh Kudus pada saat ini dalam menghadapi virus corona akan selalu melindungi kita. Saya yakin dan percaya, sama halnya dengan saudara-saudara sekalian, saudara-saudara harus yakin dan percaya walaupun kita berada di tengah-tengah virus corona dan di tengah-tengah ancaman mati atau maut itu datang, tetapi karena Roh Kudus ada pada kita, kita dapat hidup bertahan bahkan dapat berdamai sebagaimana yang dianjurkan Presiden berdamailah dengan virus corona.

Artinya kita harus dapat menyisihkan, memelihara kesehatan kita, dapat melindungi diri kita dari ancaman virus corona dan Roh Kudus itu saudara-saudaraku ada pada kita, tinggal di dalam diri kita, karena kita telah menjadi anak-anak Allah, karena Roh Kudus ada pada kita dan di dalam kehidupan kita. Tuhan menyertai kita dan Tuhan memberkati kita. Amin.

Penulis  : Pdt. Dr. Darwin Lumban Tobing (Ephorus HKBP)
Sumber : Bimas Kristen Kemenag RI