Punya Kejati Baru, ini Tiga Harapan Masyarakat Sumut

hitabatak.com > Artikel > Punya Kejati Baru, ini Tiga Harapan Masyarakat Sumut
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi bersama Wakil Gubernur Musa Rajekshah, Kapolda Matuani Sormin, Kajati Amir Yanto, dan unsur Forkopimda foto bersama pada acara malam perkenalan Kajati, di Aula Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman No 41 Medan, Kamis (9/1) malam. Biro Humas & Keprotokolan Setdaprovsu

Punya Kejati Baru, ini Tiga Harapan Masyarakat Sumut

hitabatak.com/Medan,- Provinsi Sumatera Utara memiliki Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) yang baru dan memperkenalkan diri pada acara Malam Perkenalan Kajati Sumut, di Pendopo Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Kamis (9/1) malam.

Adapun Kejati Sumut yang baru adalah Amir Yanto yang menggantikan posisi Fachruddin yang kini menjabat sebagai Inspektur Keuangan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung RI. Gubernur Sumut Edy Rahmayadi atas nama masyarakat menyampaikan tiga harapan.

Ketiga harapan yang dimaksud Edy Rahmayadi merupakan tujuan utama penegakan hukum, yaitu kepastian, kemanfaatan dan keadilan. Menurut Edy, bila ketiga ini terpenuhi maka masyarakat Sumut akan sejahtera.

“Ada tiga yang dituntut masyarakat kepada hukum, pertama kepastian. Hukum harus memberikan kepastian, benar atau salah. Kedua kemanfaatan, hukum juga harus memberikan manfaat kepada masyarakat dan yang ketiga keadilan. Ketiga hal ini harus dicapai hukum untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Edy Rahmayadi, saat memberikan kata sambutan.

Edy Rahmayadi juga memberikan ucapan selamat kepada Amir Yanto yang kembali bertugas di Sumut. Dia berharap Kajati Sumut yang baru bisa bekerja dengan baik dan bersinergi dengan penegak hukum lainnya.

“Saya ucapkan selamat kepada Pak Amir Yanto yang kembali bertugas di Sumut. Selamat bergabung, saya berharap Pak Amir bisa bersinergi dengan penegak hukum lainnya untuk mencapai tujuan hukum,” tambah Edy Rahmayadi.

Sebagai tanda selamat datang di Sumut, Edy Rahmayadi menyerahkan seperangkat baju adat Melayu. Amir Yanto sendiri mengartikan penyerahan seperangkat baju adat ini sebagai amanah rakyat Sumut untuk menegakkan hukum.

“Baju adat ini memiliki arti yang besar, saya diberi amanah oleh rakyat Sumut untuk menegakkan hukum dan insya Allah akan saya lakukan,” terang Amir Yanto.

Baca Juga  Dubes AS Joseph R Donovan punya kenangan di Sumatera Utara

Sumut bukanlah tempat yang baru bagi Amir Yanto, pada tahun 2014 dia menjabat sebagai Wakil Kajati Sumut. Amir memegang amanah tersebut selama 1 tahun 4 bulan. “Saya barang baru stok lama di Sumut, tahun 2014 saya menjabat sebagai Wakil Kajati Sumut. Tampaknya saya belum lulus saat itu, makanya sekarang kembali ke Sumut untum meluluskannya,” kata Amir.

Amir menegaskan akan meneruskan tugas-tugas pendahulunya dan akan membuka pintu selebar-lebarnya untuk pemerintah dan masyarakat terkait masalah hukum.

“Kami kejaksaan akan berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada pemerintah dan juga masyarakat. Kepada pemerintah misalnya mempermudah iklim investasi melakui peraturan-peraturan atau penegakan pelanggaran administrasi. Kepada masyarakat, kita siap memberikan pendampingan hukum tanpa memandang latar belakang seseorang,” tegas Amir.