Penataan Kawasan Wisata Religi di Bukit Sibea-bea Samosir Diprediksi Rampung Pertengahan 2022

hitabatak.com > Travel > Penataan Kawasan Wisata Religi di Bukit Sibea-bea Samosir Diprediksi Rampung Pertengahan 2022

Penataan Kawasan Wisata Religi di Bukit Sibea-bea Samosir Diprediksi Rampung Pertengahan 2022

Kabupaten Samosir di Sumatera Utara menambah tempat wisata baru, yakni Patung Yesus Kristus di Bukit Sibea-bea. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir Dumosch Pandiangan mengatakan, pembangunan kawasan sudah rampung lebih kurang 40-50 persen sejak peletakan batu pertama pada 17 Mei 2018. “15 hektar yang sudah dikelola sekarang.

Ada jalur yang sudah dibangun di sana, kurang lebih 2,8 kilometer. Saat ini masih dalam proses pembangunan, jadi belum rampung. Belum dibuka untuk umum,” tuturnya kepada Kompas.com, Jumat (29/1/2021).

Adapun, jalur sepanjang 2,8 kilometer tersebut merupakan jalur berliku yang menghadap langsung ke Danau Toba. Tampak pula pemandangan perbukitan asri yang beberapa pekan belakangan viral di media sosial. Jalur yang merupakan akses menuju Patung Yesus Kristus setinggi 61 meter tersebut nantinya akan dipasang pagar pembatas supaya wisatawan bisa melintas dengan aman.

“Sekarang ini pembangunan trotoar untuk pejalan kaki sedang dalam pengerjaan,” jelas Dumosch. Penataan kawasan wisata Meski pihaknya tidak mengizinkan masyarakat untuk bertandang ke Bukit Sibea-bea dulu agar tidak mengganggu pembangunan kawasan, Dumosch tidak menampik bahwa warga tetap masuk dan foto-foto di jalur yang sudah jadi.

Dia pun mengatakan bahwa saat ini masyarakat yang foto-foto di sana memarkirkan kendaraan mereka di pinggir jalan. Kendati demikian, jika kawasan wisata religi Patung Yesus Kristus sudah rampung 100 persen, seluruh kendaraan wajib diparkir di puncak.

“Area parkir sebetulnya di kawasan wisata religi. Harus parkir di atas karena pasti ganggu lalu lintas kalau parkir di pinggir jalan,” jelas Dumosch. Saat ini, lanjutnya, pengaturan parkir kendaraan di Bukit Sibea-bea belum ada karena area tersebut memang belum dibuka untuk umum.

“Masih di pinggir jalan karena belum diatur. Dari segi manajemen juga belum ada.

Baca Juga  Pemandangan Dari Bukit Indah Simarjarunjung

Bahkan untuk petugas jaga belum ditunjuk, yang berjaga hanya yang sedang ada di sana. Sekarang semua masih fokus pembangunan jalan dan patung,” tuturnya.

Selain area parkir, rencananya di samping patung juga akan dibangun rumah doa dan restoran yang dapat dikunjungi wisatawan. Dumosch mengatakan, perkiraan penyelesaian kawasan Patung Yesus Kristus akan tuntas pada Desember 2021 sementara penataan seluruh kawasan diharap rampung hingga pertengahan 2022.

Sudah digandrungi masyarakat Bukit Sibea-bea sudah menjadi perbincangan oleh warganet lintas platform media sosial sejak pertengahan Januari 2021.

Hal ini karena akses menuju Patung Yesus Kristus yakni jalur yang berliku menawarkan pemandangan alam yang apik, salah satunya adalah Danau Toba. Namun, Dumosch menuturkan bahwa sebenarnya kunjungan wisata ke sana sudah ramai sejak periode Natal dan Tahun Baru.

“Kita dapat informasi sudah banyak yang datang. Banyak yang dari Pekanbaru, Riau, dan Jakarta,” ujarnya.

Meski ramai dikunjungi, sebenarnya kawasan wisata tersebut belum dipromosikan secara resmi oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir hingga kawasan benar-benar tertata.

“Kalau kita promosikan, orang makin bejubel masuk ke situ. Kita minta orang tidak boleh masuk, tapi di lapangan ya dinamis,” ujar Dumosch. “Contohnya, sudah ada yang datang jauh dari Sulawesi lalu bilang “Masa kita udah datang jauh enggak boleh masuk?” itu ada pertimbangan khusus.

Kalau ada rombongan wisatawan, ya enggak bakal dikasih,” imbuh dia.