Tersangka Zuraida Hanum (detikcom)

hitabatak.com/Medan,- Kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin akhirnya terungkap. Setelah 40 hari penyelidikan oleh pihak yang berwajib.

Sebelumnya, Jamaluddin sebelumnya ditemukan meninggal dunia di jurang areal kebun sawit milik masyarakat, Dusun II, Namo Bintang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Deli Serdang, Jumat (29/11).

Saat ditemukan, korban berada di dalam mobil Toyota Land Cruiser Prado BK 77 HD dalam keadaan kaku terlentang di bangku mobil nomor dua dengan kondisi tidak bernyawa. Jasadnya dimakamkan di Nagan Raya, Aceh, Sabtu s

Setelah diselidiki ternyata otak pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan tersebut adalah istrinya sendiri atas nama Zuraida Hanum, selain Zuraida Dalam kasus ini polisi menetapkan dua orang tersangka lagi dengan inisial nama JP (42) dan RP (29).

Dilansir dari laman berita Analisadaily.com, Irjen Pol Martuani Sormin selaku Kapolda Sumatera Utara (Sumut), mengatakan para pelaku membunuh korban karena permasalahan rumah tangga.

“Motif sedang didalami penyidik, tapi kami menduga yang akan dibuktikan penyidik adalah masalah rumah tangga,” kata Kapolda dalam keterangan pers Rabu (8/1) di Mapolda Sumut.

Lebih lanjut Martuani mengungkapkan bahwa minimnya barang bukti menyebabkan kesulitan selama penyelidikan.

“Persoalan yang dihadapi oleh penyidik adalah masalah dukungan alat bukti. Karena para pelaku menggunakan alat komunikasi yang tidak biasa, sehingga penyidik kesulitan mendudukkan dan mengkonstruksikan kasus ini,” pungkas Martuani.

Baca Juga  Kabaharkam Polri di Sumut, Kapolda jelaskan Penanganan Covid-19 dan Persiapan Pilkada 2020