Bagi orang Batak yang lahir di perantauan pasti sering bingung harus manggil apa ketika berjumpa dengan sanak keluarga dalam sebuah pesta atau arisan.

Kalau masih ompung, tulang, namboru, mah gampang kali diingat. Nah, bagimana kalau sudah tulang rorobot ataupun ito mangulahi.

Di sinilah pentingnya kita belajar adat dan budaya kita sendiri. Perlu kalian tahu, setidaknya ada 36 jenis partuturan atau panggilan kekerabatan dalam adat Batak Toba.

Untuk lebih gampangnya, ke-36 partuturan itu kita pisahkan sesuai Dalihan Na Tolu, yakni Dongan Sabutuha, Hula-hula dan Boru.

Berikut 36 partuturan menurut pengelompokan Dalihan Na Tolu:

Partuturan dalam Dongan Sabutuha ada 16 jenis, yakni

  1. Ompu Parsadaan (Ompu yang bisa dilacak sebagai persamaan antara dua orang semarga) yang merupakan tingkat tertinggi dalam susunan hubungan partuturan
  2. Ompu Mangulahi (Ompu dari Ompu)
  3. Ama Mangulahi (bapak dari ompu suhut)
  4. Ompu Suhut (Ompu kandung/ayahnya ayah)
  5. Ama Suhut (Ayah kandung)
  6. Haha (Abang kandung)
  7. Anggi (Adik kandung)
  8. Anak
  9. Pahompu (cucu cewek dan cowok)
  10. Nini (cicit laki-laki)
  11. Nono (cicit perempuan)
  12. Ondok-ondok (cucu dari cucu laki-laki)
  13. Ompu Boru (orang tua perempuan dari ayah)
  14. Ina Pangintubu (ibu kandung)
  15. Haha Boru (istri dari abang kandung)
  16. Anggi Boru (istri adik laki-laki).

Tutur sapa dalam hula-hula terdiri dari delapan, yakni:

  1. Bona Ni Ari (Tulang dari ompu kandung)
  2. Bona Tulang (Tulang dari ayah)
  3. Ompu Bao (kedua orangtua dari ibu kandung)
  4. Tulang (Saudara laki-laki ibu kandung)
  5. Nantulang (istri tulang)
  6. Lae (anak laki-laki tulang)
  7. Bao (besan)
  8. Paramaan/Tulang Na Poso (panggilan kepada anak laki-laki dari abang namboru oleh namboru/amangboru).

Tutur sapa dalam Boru terdiri dari 12, yakni:

  1. Ito (saudara perempuan satu marga, anak perempuan dari namboru)
  2. Lae (anak laki-laki tulang, anak laki-laki dari namboru)
  3. Amangboru (Suami dari saudara perempuan ayah)
  4. Namboru (Saudara perempuan ayah)
  5. Hela (suami dari anak perempuan)
  6. Boru (anak kandung perempuan)
  7. Ito Mangulahi (Namboru kandung ayah kandung)
  8. Lae Mangulahi (Suami dari Ito Mangulahi)
  9. Bere (semua keturunan dari adik/kakak perempuan)
  10. Pariban (anak perempuan dari tulang)
  11. Tulang rorobot (tulang ibu beserta keturunannya)
  12. Nantulang rorobot (istri dari tulang rorobot).
Baca Juga  Kain Warisan Peradaban Batak Raih Penghargaan Internasional

Sebenarnya banyaknya partuturan belum cukup untuk memahami kompleksitas keluarga Batak. Itu makanya lebih baiknya lagi kalau kita menanya langsung kepada orang tua atau ompu kandung (suhut) kita soal anggota keluarga kita serta tuturan sapanya masing-masing.

By Hitabatak

Berbagi informasi menarik tentang Batak.