New Normal : Pariwisata Danau Toba akan dibuka

hitabatak.com > Artikel > New Normal : Pariwisata Danau Toba akan dibuka
Pantai Bebas Parapat, Simalungun (foto : Danautobacenter)

New Normal : Pariwisata Danau Toba akan dibuka

Simalungun – Menuju kenormalan baru (new normal) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan segera membuka industri pariwisata Danau Toba.

Hal tersebut diungkapkan oleh JR Saragih selaku Bupati kabupaten Simalungun, Bupati JR mengatakan bahwa nantinya ketika pariwisata dibuka protokol kesehatan terkait Covid-19 tidak dapat diabaikan.

Oleh karena itu, semua pihak akan dilibatkan khususnya TNI/Polri dalam melakukan pengawasan menuju di setiap lokasi pariwisata. Selain itu, pihak kecamatan, kelurahan sampai kepala desa juga harus mengambil peranan dalam mengawasi wisatawan.

“Sebelum membuka lokasi wisata menuju new normal ini, kita terlebih dahulu melakukan simulasi kehidupan baru, dengan mengikuti petunjuk pemerintah pusat tentang protokol kesehatan,” ujar Bupati ,  saat memantau simulasi di Kota Wisata Parapat, Minggu (31/5/2029).

Lebih lanjut, Bupati JR mengatakan semua hotel, restoran maupun pusat perbelanjaan di sana, sudah dapat beroperasi kembali ketika new normal sudah diterapkan.

Diharapkan dengan terbukannya industri pariwisata akan dapat menghidupkan kembali perekonomian di tengah masyarakat, khususnya pariwisata. Apalagi selama pandemi virus corona perekonomian masyarakat sangat terdampak karena lokasi wisata itu sempat ditutup.

New normal ini mewajibkan setiap kantor, hotel maupun fasilitas umum untuk menyediakan alat cek kesehatan (suhu tubuh), tempat cuci tangan dilengkapi cairan sabun atau hand sanitizer, dan setiap masyarakat di sana maupun wisatawan yang berwisata, harus menggunakan masker,” sebutnya.

Saat ini, Pemkab Simalungun tetap mengikuti petunjuk dari Pemerintah Pusat untuk memulai tahapan new normal. Oleh karena itu, pemerintah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus melakukan koordinasi untuk membenahi kekurangan menuju kenormalan baru itu.

“Kita mengimbau kepada masyarakat yang sumber ekonominya dari industri pariwisata juga tidak mengabaikan protokol kesehatan Covid-19 tersebut. Masyarakat juga harus menggunakan masker, mengambil jarak, rajin mencuci tangan dan selalu menjaga kebersihan lingkungan,” pungkas Bupati JR.

Baca Juga  Pemuda Batak ini Wakili Indonesia dalam Pertemuan 100 Pemuda Se-Dunia di Kuala Lumpur

Sumber : Berita Satu
Editor    : Yedija M