Netizen tanggapi Kisruh Gereja di Karimun dengan Tegaknya Sebuah Masjid Di Siborong Borong Di Tengah Penduduknya 99 % Kristen & Tanpa Pernah Ditanya IMB Nya

hitabatak.com > Artikel > Netizen tanggapi Kisruh Gereja di Karimun dengan Tegaknya Sebuah Masjid Di Siborong Borong Di Tengah Penduduknya 99 % Kristen & Tanpa Pernah Ditanya IMB Nya
Masjid Taqwa di Tapanuli Utara (foto : facebook/heryhutasoit)

Netizen tanggapi Kisruh Gereja di Karimun dengan Tegaknya Sebuah Masjid Di Siborong Borong Di Tengah Penduduknya 99 % Kristen & Tanpa Pernah Ditanya IMB Nya

hitabatak/Tapanuli Utara – Seorang netizen menanggapi kisruh pembangunan gereja Katolik di Tanjung Balai Karimun sebelumnya kisruh berawal dari penolakan sejumlah warga terkait pembangunan atau renovasi gereja tersebut.

Padahal Gereja Katolik Paroki Santo Joseph yang sudah lama dibangun sejak tahun 1928 dan telah mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) bernomor 0386/DPMPTSP/IMB-81/2019 tertanggal 2 Oktober 2019 yang diterbitkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanjung Balai Karimun.

Henry Hutasoit sang pemilik akun yang menulis status dan membangikannya keberbagai grup pada Senin, (17/2).

Adapun isi postingan dan sudah dibagikan oleh ribuan kali, yakni

Masjid ini ada di pintu masuk kecamatan siborong borong Dengan penduduknya 99% Kristen Tidak pernah kami tanya IMB dan kami tidak pernah komplain atas suara Azan dengan suara volume TOA nya

Maksimal Suara Azan yang selalu kami dengar 5 kali satu hari dan sekitar masjid semuanya non muslim Kami sadar itu adalah hak mereka untuk menunaikan ibadahnya

Kami tidak sirik atau dengki atas kemegahan masjid ini

Kami tidak pernah ribut atau demo bila ada warga lokal yang jadi muallaf

Karena kami sadar bukan Agama jaminan masuk sorga,tapi prilaku,ahlak dan kepatutan pada ajaran Tuhan

Karena dipengadilan terakhir kita tidak akan ditanya apa Agamamu,tapi pada prilaku selama hidup.

Wahai saudaraku beda agama di Tanjung Balai Karimun,apakah kamu tidak punya nurani

Apakah kamu terusik dengan ibadah kami,apakah kamu kepanasan atau dengki melihat letak gereja didepan pintu masuk Tanjung Balai Karimun

Ataukah kamu tidak mempunyai rasa toleransi lagi?

Satu hal yang pasti, Kami Minoritas tidak akan pernah surut atau hilang dari bumi NKRI ini selama Negara ini masih mengakui kami ada

Baca Juga  Bupati Taput Kunjungi Mahasiswa Asal Taput Di Bengkulu, Angkat Topik Pembangunan Daerah

Note: Masjid ini baru saja direnovasi total beberapa tahun lalu ukurannya di perbesar, dipercantik, dan semakin membuat jamaahnya nyaman untuk melaksanakan ibadah, tapi kami tidak pernah mengusik hal itu, malah kami juga bersyukur teman2 kami beragama muslim dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman di tempatnya

#Bhinneka Tunggal Ika

#Sumpah Pemuda

Sumber : Facebook/henri hutasoit