Saudaraku, Minggu Trinitas merupakan minggu penutup dari siklus hari-hari raya keagamaan kita, perikop bacaan Alkitab kita, Efesus 1:3-14, menggambarkan kebaikan Allah yang berkarya layan untuk keselamatan segala makhluk ciptaan-Nya dengan tiga cara berada. Pertama sebagai Allah Bapa yang telah memilih saudara dan saya menentukan kita menjadi anak-anak-Nya sebelum dunia ini diciptakan. Kemudian perikop bacaan kita juga menyatakan bahwa berita penebusan yang kita peroleh dari dan di dalam Kristus Yesus, yang memungkinkan kita menjadi anak-anak Allah. Dan perikop bacaan kita kemudian mengakhiri dengan karunia Roh Kudus sebagai jaminan warisan keselamatan yang telah disediakan bagi kita, bahkan bagi segala makhluk ciptaan-Nya.

Saudaraku, Allah memilih saudara dan saya menjadi anak-anak-Nya, tentu ada maksudnya, yaitu maksud Allah memilih saudara dan saya menjadi anak-anak-Nya supaya kita menjadi umat yang kudus. Kudus itu artinya khusus, dikhususkan, umat yang dikhususkan Allah, yang bahkan dalam bacaan kita dikatakan tidak bercacat di hadapan-Nya karena dikhususkan melalui penebusan yang sempurna oleh Kristus Yesus, penebusan yang tidak ada cacatnya melalui pengorbanan Kristus di atas kayu salib. Kenapa kita dikhususkan sebagai umat manusia oleh Allah, karena kita diberikan tugas khusus. Apa tugas khusus kita itu? Tugas khusus kita itu adalah menyelamatkan segala makhluk ciptaan Allah.

Saudara-saudaraku pengudusan kita terjadi melalui penebusan Kristus dan untuk dapat melakukan tugas yang khusus itu, yaitu menyelamatkan segala makhluk ciptaan Allah, Roh Kudus yang akan memampukan kita untuk melakukannya dengan setia dan dengan penuh ketekunan. Melakukan tugas khusus yang sebenarnya itu adalah karya keselamatan itu sendiri. Ibadah setiap minggu kita, mengungkapkan dan mensyukuri Allah Tritunggal itu di dalam dan melalui ucapan pengakuan Iman Rasuli.

Baca Juga  GMKI : Ketua DPRD Minta Mobil Dinas Baru Itu Mencederai Semangat Reformasi Birokrasi

Saudaraku, mari kita mensyukuri iman kepada Allah Tritunggal yang berkarya dengan tiga cara, yaitu sebagai Allah Bapa, Allah Anak dan Allah Roh Kudus yang berkarya layan terus menerus menyelamatkan segala makhluk ciptaan-Nya. Dimana kita, saudara dan saya diminta untuk terus bertekun mengerjakan karya keselamatan Allah, bersama-sama dengan Allah, agar supaya hidup kita tetap terfokus untuk memuliakan dan mengagungkan kebesaran nama-Nya melalui upaya-upaya menyelamatkan segala makhluk ciptaan-Nya, yaitu dengan cara menghadirkan, mewujudnyatakan shalom, damaiĀ  sejahtera Allah bagi segala makhluk ciptaan-Nya. Tuhan memberkati kita semua. Amin.

Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen