Minggu, 15 Desember 2019 (Minggu Advent Ketiga)

hitabatak.com > Artikel > Minggu, 15 Desember 2019 (Minggu Advent Ketiga)

Minggu, 15 Desember 2019 (Minggu Advent Ketiga)

Evangilium  ~ Kedatangan Yesus dan Kesudahan Dunia.

(Matius 24:3-8)

3.Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: “Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?” 4.Jawab Yesus kepada mereka: “Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu! 5.Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang. 6.Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya. 7.Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat. 8.Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.

Ini adalah percakapan pribadi Yesus dengan murid-muridNya. Yesus meninggalkan Bait Suci tetapi tidak meninggalkan murid-muridNya yang menjadi benih Injil. Ketika Yesus meninggalkan Bait Suci, murid-muridNya ikut pergi dan datang kepada Yesus. Sangat baik selalu berada dimana Yesus berada dan juga meninggalkan tempat yang Tuhan Yesus tinggalkan.

Murid-muridNya datang kepadaNya dan menunjuk kepada bangunan Bait Allah. Bangunan yang megah dan indah yang dibangun tanpa menghemat biaya dan bercita rasa tinggi agar tampak mewah. Mereka senang dan terkagum-kagum dengan Bait Allah itu dan berharap Yesus juga senang dan terkagum-kagum. Tetapi Yesus tidak kagum karena kemuliaan Bait Allah telah dinodai dan dicemarkan oleh dosa-dosa para imam dan orang banyak. Ajaran orang farisi yang lebih menyukai emas daripada Bait Allah yang menguduskan emas itu sudah merusak keindahan Bait Allah itu. Kemuliaan Bait Allah kalah dengan kemuliaan kehadiran Kristus disana.

Baca Juga  Inilah Profil Tamim Pardede Yang Ditangkap Lantaran Diduga Menghina Pemerintah

Dan memang akhirnya Bait Allah itu dirobohkan sampai tidak ada dua batu bertindih seperti yang dikatakan Tuhan Yesus.

Dalam menunggu kedatangan Tuhan Yesus kembali, kita juga diingatkan bahwa tidak ada seorangpun yang tahu kapan Yesus datang kembali. Tuhan Yesus tidak menyebutkan waktunya tetapi menyebutkan tanda-tandanya. Karena itu kita diingatkan agar waspada akan munculnya mesias-mesias palsu yang akan menyesatkan orang-orang percaya.

Sejak dulu sudah banyak tampil mesias-mesias palsu yang pekerjaannya memang hanya mau menyesatkan. Permulaan tahun 2000 an ada muncul di Bandung seorang mesias palsu yang meramalkan tanggal akhir zaman. Dia mengajak seluruh pengikutnya menjual harta bendanya dan mereka semua berkumpul kebaktian di Puncak menantikan hari Tuhan. Berhari-hari mereka tidak makan dan minum menunggu hari dunia kiamat. Tetapi lewat tanggal yang ditentukan tidak ada yang terjadi. Pengikutnya diselamatkan polisi dan pemimpinnya ditangkap. Karena itu kita diingatkan agar waspada supaya jangan tertipu.

Sambil menunggu kedatangan Yesus kembali, kita diingatkan untuk giat bekerja bagi Tuhan. Bukan giat bekerja menumpuk harta, tetapi giat bekerja memberitakan Injil supaya semakin banyak orang yang percaya kepada Yesus Kristus. Persembahan kita yang terindah kepada Tuhan Yesus ialah kalau ada orang yang percaya karena Injil yang kita sampaikan. Sukacita kita yang terbesar adalah kalau kelak Kristus menyapa kita dengan mengatakan “marilah hai hambaKu yang baik”.