Minggu, 02 Februari 2020 (Minggu Keempat Setelah Ephipanias)

hitabatak.com > Artikel > Minggu, 02 Februari 2020 (Minggu Keempat Setelah Ephipanias)

Minggu, 02 Februari 2020 (Minggu Keempat Setelah Ephipanias)

Kebahagiaan Sejati Dalam Yesus ( Matius 5 : 1-12)

1.Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. 2.Maka Yesus pun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: 3.Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 4. Berbahagialah orang yang berdukacita, karena mereka akan dihibur. 5.Berbahagialah orang yang lemah lembut, karena mereka akan memiliki bumi. 6.Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan 7.Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan. 8.Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 9Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka akan disebut anak-anak Allah. 10.Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga. 11.Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat. 12.Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu.”

Setiap Yesus melakukan pelayananNya, selalu banyak orang berbondong mengikuti Dia bukan hanya dari dalam tetapi juga dari luar Palestina. Mereka sangat rindu dan entusias mendengarkan pengajaran Yesus tanpa menghiraukan jarak, rasa lapar dan haus, panas terik, dan capek. Masih adakah kerinduan seperti itu di hati warga gereja sekarang ini untuk berjumpa dan mendengarkan pengajaran dari Tuhan Yesus? Gereja harus terus memperbaiki bentuk pelayanannya, terutama di era Revolusi Industri generasi keempat ini, agar warga terus berbondong-bondong mendengarkan Firman Tuhan.

Melihat itu, hati Yesus tergerak oleh belaskasihan. Selain menyembuhkan, di nats ini, Yesus mengajar mereka. Terdengarlah kata-kata paling indah dan mulia, yang belum pernah didengar telinga manusia sepanjang sejarah, yaitu kata “Berbahagia”. Dalam bahasa Yunani disebut: “Makarioi”, yaitu kebahagiaan yang tidak bisa dihilangkan oleh apapun. Hanya Yesus yang dapat memberikan kebahagiaan yang seperti itu. Bila kita tetap hidup di dalam Yesus kita akan memperoleh kebahagiaan sejati ini.

Baca Juga  Kunjungi RSUD Padangsidimpuan, Gubsu : Kebutuhan Medis Penanganan Covid-19 akan segera dipenuhi

Hidup yang bagaimanakah yang harus kita lakukan supaya kita bisa memperolehnya? Yesus memberikan 8 cara hidup, yaitu: miskin di hadapan Allah artinya hanya bergantung pada Allah, berdukacita karena dosa-dosanya, lemah lembut dalam arti rendah hati dan memberikan dirinya sepenuhnya dikendalikan oleh Allah, yang lapar dan haus akan kebenaran, yang murah hati, yang suci hatinya dalam arti benar-benar murni, tulus, dan rendah hati, pembawa damai, serta yang dianiaya oleh sebab kebenaran. Karena itu, jangan mencari kebahagiaan di tempat lain. Tetapi carilah kebahagiaan di dalam Yesus dengan melakukan apa yang difirmankanNya hari ini.

*Yayasan Badan Kerjasama Marturia