Melindungi Diri dan Keluarga langka awal menghentikan Penyebaran Covid-19

hitabatak.com > Artikel > Melindungi Diri dan Keluarga langka awal menghentikan Penyebaran Covid-19
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Whiko Irwan memberikan keterangan update data seputar Covid-19 untuk wilayah Sumut di Media Center , Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Sabtu (11/4/2020).

Melindungi Diri dan Keluarga langka awal menghentikan Penyebaran Covid-19

Medan – Kasus Covid-19 terus mengalami peningkatan jumlah kasus positif diberbagai daerah di Indonesia, salah satunya di Sumatera Utara. Jumlah kasus positif sebanyak 90 kasus, 8 kasus sembuh dan 8 kasus meninggal.

Hal tersebut disampaikan oleh Whiko Irwan selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Sumut, Irwan juga bmeminta atas kondisi tersebut agar masyarakat ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19 tersebut dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

“Setiap hari PDP dan pasien positif terus bertambah berdasarkan hasil data harian yang kita lihat. Untuk itu marilah kita stop penyebaran Covid-19 ini dengan cara memutus rantai penularannya, dengan cara stop penularan dari diri kita dan keluarga kita. Jangan pernah bosan melindungi diri dan keluarga kita, karena dengan itu saudara telah membantu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk menuntaskan ini,” ujarnya di Media Center di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Sabtu (11/4).

Whiko menyebutkan, berdasarkan rekap data tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Sumut, terhimpun data hingga Sabtu 11 April 2020 pukul 17.00 WIB, yaitu PDP yang dirawat berjumlah 149 orang, pasien yang terkonfirmasi positif ada sebanyak 90 orang terdiri dari 65 hasil positif PCR dan 25 positif Rapid Test. Sedangkan kasus meninggal dunia sebanyak 8 orang dan dinyatakan sembuh sebanyak 8 orang.

Disampaikan juga, untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari luar negeri ke wilayah Sumut akibat pemulangan TKI dalam jumlah besar dari Malaysia, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 telah membentuk tim penanganan TKI. Para TKI sudah ditangani sesuai protokol kesehatan, antara lain pengecekan suhu badan, wawancara kesehatan, pengisian formulir dan tes dengan rapid test yang seluruhnya hasilnya negatif.

Baca Juga  7 tuntutan OKP Cipayung Plus pada Pemkab Karawang tangani Covid-19

Terkait pengamanan para TKI yang saat ini dikarantina di Gedung Cadika Deliserdang dan Gedung Andromeda Lanud Soewondo Medan, Whiko mengatakan bahwa Gugus Tugas pun telah membentuk tim untuk mengantisipasi TKI yang mencoba melarikan diri.

“Telah dibentuk Tim Pengamanan Penampungan untuk mengantisipasi TKI yang mencoba melarikan diri yang terdiri dari petugas,” pungkas Whiko.