JENIS – JENIS KEMATIAN MENURUT ADAT BATAK TOBA

hitabatak.com > Artikel > JENIS – JENIS KEMATIAN MENURUT ADAT BATAK TOBA

JENIS – JENIS KEMATIAN MENURUT ADAT BATAK TOBA

Kematian adalah sebuah ketetapan. Jika telah datang waktunya, tak satu pun makhluk yang mampu menangguhkannya. Sudahkah kita mempersiapkan diri untuk menyambutnya?

Bagi orang Batak ada beberapa jenis kematian:

1. MATE PUPUR = Tidak punya keturunan sama sekali .

2. MATE PUNU = Wafat tidak meninggalkan Anak Laki laki sebagai Penerus Marga walaupun , punya anak Perempuan .

3. TILAHAON = Wafat anak yang belum menikah baik masih anak-anak maupun sudah dewasa ,.tapi Bapa Ibunya masih ada.. Tilaha = anak yg Wafat , Tilahaon =, Orang tuanya.

4.MATE MANGKAR : Wafat Bapa / Ibu , meninggalkan anak-nak belum ada yg menikah .

5. PONGGOL ULU : Meninggal seorang Bapa , meninggalkan Isteri dan anak2 yg belum dewasa ( Marsapsap Mardum ) .

6. MATOMPAS TATARING : Seorang Ibu wafat meninggalkan Suami dan anak2 yg belum dewasa.

7. SARIMATUA :  Seorang Bapak / Ibu wafat , sudah punya cucu dari Anak , punya Cucu dari Boru , tapi masih ada Anaknya yg belum nilah baik laki atau Perempuan.

8 .SAURMATUA :  Seorang Bapa/ Ibu , wafat , punya cucu dari Anak Laki , punya Cucu dari Anak Perempuan , dan semua anak sudah menikah ( Simpan ) ,, walaupun masih ada anak/ borunya yg belum punya keturunan . Yang penting sudah menikah ( Sohot) .

9. SAURMATUA GABE :  Seorang Bapak/ Ibu wafat , sudah punya Cicit ( Nini ) ,artinya ; Anak laki2nya sudah ada yg punya Cucu.

10. MAULIBULUNG :  Seorang Bapak / Ibu , wafat , sudahpunya buyut ( Anak laki dan Anak Perempuannya sudah punya cucu ) sering disebut MARNINI MARNONO.
Tapi ada Syaratnya : Anak sudah nikah semua , semua punya keturunan dan tidak boleh ada yg meninggal mendahului Bapak / Ibunya .

Nah..status ini lah yg paling tinggi di Adat Batak dan sangat jarang ditemukan saat ini .

Baca Juga  Besok, Raja dan Ratu Belanda akan berkunjung ke Danau Toba