ILAJ Laporkan Kadis Pendidikan Simalungun ke Kejari Simalungun atas Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan TA. 2018

hitabatak.com > Artikel > ILAJ Laporkan Kadis Pendidikan Simalungun ke Kejari Simalungun atas Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan TA. 2018

ILAJ Laporkan Kadis Pendidikan Simalungun ke Kejari Simalungun atas Dugaan Korupsi Dinas Pendidikan TA. 2018

Simalungun – Institute Law And Justice (ILAJ) atau Yayasan Lembaga Hukum dan Keadilan, memberikan laporan dugaan korupsi Dinas Pendidikan Tahun 2018 ke Kejaksaan Negeri Simalungun pada kamis (5/3/2020)

Kepada hitabatak, Fawer Full Fander Sihite, selaku ketua ILAJ setelah dikonfirmasi kepada mengatakan dugaan korupsi yang mengeksploitasi wadah pendidikan untuk kepuasan pribadi yang dilakukan kepala dinas Pendidikan saudara Resman Saragih mampu merusak sebuah sistem karena kenyamanan baik peserta didik maupun tenaga pendidik sangatlah berdampak.

“Hal ini jelas merusak sistem pendidikan jangka panjang karena akan berdampak pada kenyamanan pendidik dan peserta didik, Kadis haruslah bermoral”. Ucap Direktur ILAJ, Fawer Full Fander Sihite, M.Si.

Adapun dugaan korupsi yang dilaporkan antara lain :

1. Pekerjaan Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Unggulan Kecamatan Raya TA. 2018 dengan nilai
Rp. 5.555.762.000,00.

2. Pengadaan Meubiler yang diperuntukan kepada Sekolah SMP yang tersebar di 28 Kecamatan se Kabupaten Simalungun TA. 2018 dengan total anggaran senilai Rp. 966.020.000 yang dibagi menjadi 5 paket pekerjaan.

Dimana sesuai dengan dokumen dan hasil investigasi serta wawancara tim ILAJ, ditemukan beberapa kejanggalan yang patut dijadikan sebagai acuan pelanggaran serta ketidakpatuhan terhadap aturan dan perundang undangan yang menjurus pada dugaan tindak pidana korupsi sesuai dengan UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo UU No. 20 Tahun 2001.

Selanjutnya tekait dengan Surat Pengaduan yang sudah dilayangkan oleh ILAJ kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Simalungun, (5 Februari 2020). Fawer Full Fander Sihite, M.Si menyatakan “kami mendesak agar Kajari Simalungun segera melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Dinas Pendidikan Simalungun tahun 2018, PPK serta Perusahaan pelaksana kegiatan”. tDIuturnya

“Adapun dugaan kerugian7 Negara pada kegiatan Pembangunan Gedung Sekoah Dasar Unggulan Kecamatan Raya dan pengadaan Meubiler tersebut diatas, diduga negara/ daerah dirugikan kurang lebih senilai Rp. 1.350.000.000,” tutup tokoh muda Sumatera Utara tersebut.

Baca Juga  Sebuah Gereja tertimbun Longsor di Simalungun