Haruskah Mengajarkan kebencian Supaya Anda Tenar?

hitabatak.com > Artikel > Haruskah Mengajarkan kebencian Supaya Anda Tenar?

Haruskah Mengajarkan kebencian Supaya Anda Tenar?

memang suatu perkumpulan itu bisa sangat menyasikan jika memberikan ajaran yang indah yang saling mendukung semua komunitas.

di era global ini, semuanya jadi seperti bisnis perlombaan untuk saling menjatuhkan. dan akhir akhir ini kita mendengar dari seorang pemuka agama yang mengajarkan suatu hal yang menurut saya bodoh. bodoh dalam arti ikut melakukan protes terhadap apa yang ada di agama lain. kita manusia tidak tahu mana kebenaranya. kita hanya bisa percaya saja pada apa yang kita pahami.BUKAN untuk mencampuri kepercayaan lain, jika menurut anda kepercayaanmu itu baik ke lingkungan pertahankan saja bukan untuk saling menyalahkan kepercayaan yang dipercayai orang lain.
Menurut saya ini menjadi pembodohan kepada generasi penerus bangsa, hanya karena berbeda kepercayaan akan terjadi perselisihan yang rumit di masa yang akan datang.

Saya yang tau arti dari kasih, dan saling mengasihi sesama tidak perlu mengajarkan kebencian.

Si penceramah bodoh hanya bisa menceramahi orang yang yang sudah terdoktrin bahwa kepercayaan lain itu tidak benar, dia hanya memanfaakan orang orang yang hanya memaknai segala sesuatunya dari perkataan orang yang di anggap benar.

Belum tentu perkataan penceramah itu benar, belum tentu apa yang dilakukan itu untuk kepentingan banyak orang, belum tentu juga dia udah tahu apa yang terjadi sebenarnya. Jadi kita sebagai pendengar yang ingin keharmonisan bukan saling membenci atau menjelek jelekkan kepercayaan orang lain.

keharmonisan dalam menerima setiap perbedaan itu sangat indah, karena kita tahu kita semua manusia saling membutuhkan antar satu sama lain, kita tidak bisa hidup sendiri saja.

1 kasus aja, kenapa anda mau berobat ke rumah sakit yang ada salibnya? kenapa anda bekerja untuk orang yang beda keyakinan? yang di dalam ruangan kantornya ada salib.

Baca Juga  Minggu, 3 Mei 2020 (Minggu Jubilate)

itu harus anda pikirkan, karena bukan cuman kita hidup di dunia ini. kita memerlukan orang lain, dan masih ada yang diatas kita yang tidak kita tahu itu siapa dan apa kepercayaan kita itu sama dengan dia.

saran kita adalah berbuat baik aja kepada orang lain sudah cukup, bukan untuk saling mengajarkan kebencian.

buat penceramah yang mengajarkan kebencian itu, bertobatlah jangan hanya memikirkan kepentinganmu sendiri atau untuk mentenarkan namamu di sekilingmu, dan jangan mendoktrin orang orang yang ingin mendapatkan ceramah baik dengan ujaran kebencian.
Anda menurut saya sudah terlalu memaksakan apa yang dipikaranmu, apa yang menurut perkataanmu itu udah benar. dan amsaya anggap anda itu bodoh.