Fakta Hotel Bintang Empat Di Balige Hotel Labersa

hitabatak.com > Berita > Fakta Hotel Bintang Empat Di Balige Hotel Labersa

Fakta Hotel Bintang Empat Di Balige Hotel Labersa

Bangunan setinggi sekitar delapan lantai itu sudah rampung. Lokasinya di Desa, Tampubolon, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara.

Bangunan itu akan dijadikan hotel bernama Labersa dan hotel bintang empat pertama di Balige. Singkatan dari Delapan Bersaudara. Pemiliknya adalah St Harangan Wilmar Hutahaean. Pengusaha sukses di Toba Samosir.

Hotel berkelas bintang 4 itu diprediksi rampung akhir tahun ini. Lalu akan beroperasi menyambut libur natal 2019. Labersa juga menjadi hotel bintang empat pertama di Balige.

1. Letaknya berada di jalan lintas dan bisa melihat langsung Danau Toba dari atas gedung

Lokasi Labersa sangatlah strategis. Letaknya tepat di pinggir jalan lintas Tobasa-Taput. Labersa juga dikelilingi persawahan warga dan di belakangnya adalah Danau Toba. Sehingga membuat pemandangannya begitu eksotis kala senja dan pagi.

Lalu, jika melihat dari ketinggian, pengunjung juga  akan disuguhkan romantisnya panorama Danau Toba. Disertai perbukitan yang menjulang tinggi.

2. Dibangun karena petuah orang tua membangun kampung halaman dengan nilai investasi Rp530 Miliar

IDN Times/Prayugo Utomo

Wilmar Hutahaean punya mimpi membangun kawasan Danau Toba. Labersa dibangun sebagai bentuk dukungan  kepada pengembangan pariwisata Danau Toba. Hotel itu dibangun di atas luas lahan ± 6 Ha.

Nilai investasinya mencapai Rp530 miliar.

Dia juga mengatakan, pembangunan Labersa berkat petuah orangtuanya. “Jadi ini amanat mengingat petuah orang tua Batak terdahulu ‘Ingot Bona Ni Pinasam’ (Ingat Kampung Hala- manmu),” kata Wilmar, Minggu (21/7).

3. Pembangunannya Ditinjau Langsung oleh Menteri Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga sudah meninjau pembangunan Labersa pada, Jumat (19/7) lalu. Dalam kesempatan itu Arief mengapresiasi langkah pembangunan Labersa.  Dengan hadirnya hotel bintang 4 di sana, dia optimistis bisa mendatangkan banyak wisatawan ke Danau Toba.

Baca Juga  Dorong Penanganan Covid-19 Terintegrasi di Sumut

“Saya berterima kasih dulu dan semoga bisa diluncurkan saat Natal (Desember) tahun ini. Dan saya juga janji akan datang kembali ke sini saat diresmikam nanti,” ujar Arief.

Hotel sebagai amenitas di kawasan Danau Toba menjadi hal penting. Terutama untuk meningkatkan angka kunjungan. Labersa menjadi angin segar optimisme kunjungan 1 juta Wisman yang ditarget pemerintah. Jika itu tercapai maka pendapatan devisanya bisa meningkat drastis.

4. Memiliki 120 kamar, theme park dan water park

Hotel Bintang Empat Pertama di Balige, 4 Fakta tentang Hotel LabersaIDN Times/Dok. BPODT

Bupati Toba Samosir, Darwin Siagian juga memberi dukungan kehadiran Hotel Labersa tersebut. Dia berharap pengerjaan selesai tepat waktu, sebagai upaya mendukung pemerintah untuk membangun infrastruktur di kawasan Toba.

“Kalau di kawasan Toba Samosir pasti bakal ada lagi pembangunan. Tapi itu nanti Badan Pelaksana  Otorita Danau Toba yang mengelola semua. Ada beberapa hotel, resort-resort yang akan dibangun di Sibisa nanti. Intinya kita mendukung program pemerintah,” pungkas Darwin.

Labersa bakal berkapasitas 120 kamar berbagai kelas. Di sana juga akan dilengkapi dengan Water Park dan Theme Park. 

“Saat ini progress pembangunan 58% dan direncanakan pembangunan akan selesai pada akhir November 2019. Agustus 2019 sudah akan mulai melakukan rekrut pegawai, diutamakan dari masyrakat sekitar,” ungkapnya.