Hitabatak.com/Tapanuli Utara,- Menyikapi soal radikalisme yang masih ada tumbuh dan berkembang dikalangan masyarakat harus diantipasi sejak dini. Salah satunya dengan wawasan kebangsaan yang harus terus digalakkan. Hal itulah yang dilakukan oleh Kodim 0210/TU sebagai rangkaian kegiatan Pembinaan Teritorial Terpadu.

Kegiatan ini diarahkan untuk para generasi muda pelajar SMP dan SMA/SMK dan didampingi para guru di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan, Tarutung (Jumat, 15/11)

Pemerintah kabupaten Tapanuli Utara menghadiri kegiatan baik tersebut dalam hal ini  diwakilkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Parsaoran Hutagalung bersama Dandim 0210/TU Letkol. Roni Agus Widodo didampingi Kasdim Keles Sinaga menghadiri Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasi Cegah Tangkal Radikalisme.

“Wawasan kebangsaan anak muda belakangan ini sudah menipis, hal ini dapat kita lihat dengan adanya kejadian bom bunuh diri di Poltabes Medan beberapa hari lalu. Perlu langkah serius seluruh Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk menangani fenomena ini, semua komponen harus berupaya untuk menangkal radikalisme. Melalui sosialisasi ini, saya berharap kita semua dapat menjadi fasilitator pengembangan wawasan kebangsaan di lingkungan masing-masing sehingga akar radikalisme dan terorisme yang mulai tumbuh ditengah-tengah masyarakat dapat dikikis,” ucap Asisten I membacakan sambutan Bupati.

SMP dan SMA/SMK dan didampingi para guru di Gedung Kesenian Sopo Partungkoan (Doc. Pemkab Taput)

Pemkab Taput mengapresiasi kegiatan seperti ini dalam menggalakan dan memberi wawasan kebangsaan untuk membentuk karakter para setiap generasi muda.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Bapak Dandim 0210/TU beserta jajarannya sebagai pembekalan wawasan kebangsaan dan sekaligus pembentukan karakter para generasi muda Tapanuli Utara,” akhir sambutan Bupati.

Dalam arahan Dandim 0210/TU mengharapkan agar para generasi muda memiliki karakter yang cinta Tanah Air sehingga mampu bertahan dari pengaruh negatif bangsa lain.

Baca Juga  Update Informasi Corona : Masyarakat Sebaiknya melalui Sumber Terpercaya, Agar tidak mudah resah

“Penurunan karakter ini terjadi akibat kita sering melupakan sejarah termasuk perjuangan para pendahulu. Anak muda tidak boleh gampang terprovokasi, banyak belajar tentang sejarah sebagai motivasi sehingga kelak dapat menjadi pemimpin hebat yang memiliki karakter. Mari lakukan perubahan mulai dari hal terkecil disekitar kita dan selalu ingat untuk mengucapkan terima kasih,” tegas Dandim

Pada kesempatan tersebut, Kasdim 0210/TU Keles Sinaga dalam menyampaikan paparan dengan materi Wasasan Kebangsaan dan Cegah Tangkal Radikalisme menjelaskan beberapa hal terkait radikalisme termasuk langkah-langkah dalam menumbuhkan nilai nasionalisme.